Mengenal Forex Trading dan Resikonya

Anda kemungkinan sangat kerap dengar istilah forex dan trading forex, apa lagi saat ini banyak broker baru yang giat-giatnya lakukan promo atas layanannya. Apa Anda pernah berjumpa sama orang yang menjelaskan jika ia lakukan forex trading? Atau malah Anda sendiri kesusahan menerangkan apakah itu forex trading walau sedang menekuninya?

Mengenali Forex Trading Secara Harfiah Dan Praktiknya

Menurut kalimatnya, forex datang dari kata Foreign Exchange, alias valuta uang asing. Dan trading adalah kata bahasa Inggris yang maknanya berdagang. Secara harfiah, forex trading memiliki arti perdagangan valuta asing. Dengar keterangan di atas, sering ada pertanyaan kelanjutan: Maka forex trading itu ibarat mengganti uang di Money Changer? Nach, disini salah paham itu muncul. Orang yang sudah mengenali forex trading akan mengetahui, jika ada ketidaksamaan yang fundamental di antara kegiatan forex trading dengan sekedar menggantikan uang di Money Changer. Ketidaksamaan itu diantaranya:

TRENDING:  Trading Forex menurut Agama Islam

Pasar Forex Selalu Membuka

Berlainan dengan Money Changer yang mempunyai jam kerja terbatas dan cuman layani mata uang-mata uang tertentu untuk diganti dengan mata uang lokal, lakukan forex trading maknanya jadi sisi dari transisi mata uang secara global. Pada dasarnya, ada 4 sesion pasar forex yang paling punya pengaruh di dunia, yakni Sesion Sydney (Australia), Sesion Tokyo (Asia), Sesion London (Eropa), dan Sesion New York (Amerika). Bila Anda ketinggal buka status di 1 sesion, karena itu masih tetap ada peluang untuk mendapatkan keuntungan di sesi-sesi lainnya.

Forex Selalu Ditradingkan Secara Berpasangan

Lewat forex trading, kita akan menjumpai pasangan-pasangan mata uang seperti EUR (Euro)/USD (Dolar AS), USD (Dolar AS)/JPY (Yen Jepang), dan beberapaya. Pasangan mata uang yang kerap dipakai dalam forex trading kerap dikatakan sebagai pair mayor. Mereka diputuskan karena gerakan harga gampang dianalisa, dan mempunyai kisaran yang memberikan keuntungan di sesi-sesi trading tertentu.

TRENDING:  Trading Forex menurut Agama Islam

Mengenali Risiko Forex Trading

Bila ingin mengenali forex trading sebagai investasi, karena itu seharusnya tidak boleh hanya menyaksikan segi keuntungannya. Risiko perlu diukur supaya Anda dapat memperhitungkannya sebagus mungkin. Lalu, apa saja risiko forex trading yang harus dicurigai saat Anda baru terjun sebagai trader forex?

Risiko Volatilitas

Volatilitas adalah besarnya jarak di antara fluktuasi atau naik menurunnya harga mata uang. Makin tinggi volatilitas, makin tinggi risiko ketidakberhasilan yang Anda peroleh. Walau dapat datangkan keuntungan yang besar bila dapat digunakan dengan arif, tetapi menganalisis harga saat volatilitas tinggi bukan hal gampang yang dapat dilaksanakan semua trader. Jika Anda masih pendatang baru, karena itu kesusahan hadapi volatilitas bukan hanya mengambil sumber dari analisis dan kecepatan memberi respon gerakan harga yang cepat, tetapi juga faktor psikis yang gampang kepancing oleh fluktuasi harga.

TRENDING:  Trading Forex menurut Agama Islam

Risiko Leverage

Leverage adalah rekan sekalian musuh untuk beberapa trader forex. Karena ada leverage, modal yang diperlukan untuk mengawali trading forex menjadi lebih kecil. Tapi, banyak juga trader yang salah gunakan sarana ini untuk membesarkan status secara asal. Apabila sudah begitu, karena itu risiko rugi jadi lebih besar, karena mereka tidak sadar bila status yang makin besar itu dekatkan account mereka dengan peluang Margin Call.

About Pasha Yogi Pranata

Bermimpilah Setinggi Mukin Karna DI Dunia Nyata Itu Tidak Seindah Mimpi Mu.