Langkah Optimasi Konten untuk Featured Snippet di Google

MasPasha.com – Mendapatkan posisi nomor 1 dalam penelusuran organik di SERP memang bukan hal yang gampang, tetapi sebagai hal yang memungkinkan untuk dilaksanakan. Salah satunya triknya adalah dengan optimasi konten di website kita supaya dapat ada di featured snippet Google. Sebelumnya setelah mengulas berkenaan featured snippet dalam SEO, yok kita tilik selanjutnya panduan optimisasi konten untuk featured snippet pada artikel kali ini.

Modifikasi konten yang telah masuk halaman pertama SERP

Saat sebelum memodifikasi konten, Anda perlu tentukan rasio fokus. Anda dapat lebih dulu mengenali beberapa konten mana saja di website Anda yang sudah sukses masuk di halaman pertama SERP. Cara yang lain dapat Anda kerjakan adalah mendapati keyword yang sudah sukses Anda menangkan. Anda dapat mendapati daftar keyword itu di Google Search Console dan mengambil laporan trafik yang ada di dashboard.

Buat Konten Yang Ramah Untuk Pencarian Suara

Kemungkinan terlihat sepele, tapi penelusuran suara sudah jadi sisi fundamental yang penting jadi perhatian dalam pembikinan konten. Hal itu karena makin biasanya beberapa orang terhubung penelusuran suara lewat Siri, Google Assistant, Cortana, sampai Alexa. Beberapa pertanyaan yang disodorkan lewat mesin perayap suara ini akan mendapatkan jawaban singkat yang diputuskan dari featured snippet.

Identifikasi Konten Kompetitor Sebagai Featured Snippet

Analisis perform pesaing kembali lagi jadi poin penting dalam optimisasi konten untuk featured snippet. Tidak boleh cepat-cepat cemas saat mendapati konten yang dibikin oleh pesaing Anda diperlihatkan sebagai featured snippet. Malah ini jadi peluang baik untuk Anda belajar. Anda dapat memeriksa konten pesaing yang dipilih jadi featured snippet selanjutnya dalami cara penyuguhan kontennya; dimulai dari cara penulisan artikel sampai cara penyuguhan datanya. Lihat apa pesaing memakai beberapa konten visual yang berkaitan dan memberikan dukungan kerangka kontennya.

Gunakan fitur “People Also Ask” di Google

Anda tentu tidak asing dengan fitur “People Also Ask” di Google. Fitur ini berisikan lis pertanyaan kelanjutan yang terkait dengan penelusuran utama. Pada gambar berikut ini misalkan, pertanyaan khusus adalah “kapan saat terbaik untuk posting di LinkedIn? “.Google selanjutnya tampilkan lis pertanyaan yang lebih mendalam pada kolom “People Also Ask “.Dengan mengeksploitasi isi kolom ini, Anda dapat mendapati beberapa pertanyaan yang lain dapat Anda jawab dalam konten Anda. Hingga, konten yang Anda bikin mempunyai potensi diperlihatkan sebagai featured snippet juga.

Tulis Artikel Dalam Format Piramida Terbalik

Format piramida terbalik atau inverted pyramid adalah aturan jurnalistik dalam penulisan konten yang menolong kita dalam menstruktur konten. Dalam pola ini, kita dilatih untuk menyuguhkan akar artikel dalam pola 5W + 1H pada bagian pembuka (lead). Pola itu akan mempermudah pembaca pahami arah artikel secara keseluruhan. Selanjutnya, di bagian badan artikel (body), kita akan menyuguhkan beberapa informasi khusus lebih detil dengan mengikutkan beberapa hal mirip contoh, bukti, hasil riset, dsb. Paling akhir, artikel ditutup dengan beberapa informasi simpatisan lainnya.

Gunakan Kalimat Yang Berpotensi Menghasilkan Snippet

Menariknya, sebuah riset oleh STAT mendapati jika ada kata-kata yang dapat memancing Google untuk jadikan konten Anda sebagai featured snippet. Anda dapat mengakses riset di atas untuk melihat selanjutnya daftar kalimat itu, dan cara penggunaannya.

TRENDING:  Cara Menulis Artikel Untuk Blog Sesuai Seo Dan Algoritma Google

Gunakan Struktur Penulisan (Formatting)

Apa Anda masih asal menulis artikel tanpa memerhatikan formatting-nya? Yuk, mulai atur tulisan-tulisan di website dengan memakai formatting yang rapi. Ada banyak hal yang dapat Anda kerjakan untuk mendapatkan formatting konten dengan rapi, seperti atur header sebagai H1, H2, dan H3, memakai bullet daftar atau tabel, dan sediakan jawaban-jawaban sama yang terang dan singkat.

Buat Konten Untuk Topik-Topik Yang Relevan

Jika salah satunya konten Anda sudah diperlihatkan sebagai featured snippet di SERP, Anda dapat mulai mengeksploitasi beberapa topik sama yang berkaitan. Google sering menyuguhkan beberapa konten dari website yang serupa pada featured snippet jika konten dan website Anda dipandang dapat dipercaya dan dapat menjawab satu topik dengan komprehensif.

Gunakan Evergreen Konten

Di dunia publisistik dan pembikinan konten, ada yang dikatakan sebagai evergreen content. Evergreen konten adalah beberapa konten yang direncanakan sebegitu rupa supaya SEO-friendly dan diperbaharui secara periodik dan didalamnya masih tetap berkaitan saat dijangkau oleh pengunjung kapan pun. Beberapa pola evergreen konten yang terkenal adalah listicle (artikel berisi daftar-daftar tertentu), trik dan tips, pembahasan produk, dan panduan. Karena isi isinya yang selalu berkaitan, beberapa konten yang evergreen ini mempunyai potensi mendapatkan trafik semakin tinggi dan dijadikan featured snippet oleh Google.

Ikuti Aturan Jumlah Kata Optimal Saat Menulis

Riset oleh SEMRush memperlihatkan jika mayoritas snippet sebagai paragraf singkat yang terdiri dari 40 sampai 50 kata. Oleh karenanya, pastikan Anda dapat menjawab satu pertanyaan atau menerangkan satu hal dalam paragraf yang terang dan singkat.

Tambahkan Laman Tanya Jawab Pada Website Anda

Situs tanya jawab dapat menolong konten Anda diperlihatkan sebagai featured snippet. Pada situs ini, Anda dapat kumpulkan beberapa pertanyaan umum berkenaan produk atau layanan Anda, sekalian tampilkan jawaban-jawaban yang terang dan singkat.

Nah, sesudah membaca beberapa tips di atas Anda tentu jadi makin memahami cara untuk diperlihatkan sebagai featured snippet oleh Google. Yok mulai penilaian perform beberapa konten Anda selanjutnya optimisasi beberapa konten itu supaya dapat tempati featured snippet. Selamat mempraktikkan!

Tips Mendapatkan Peringkat Dengan Google SERP Snippet

Untuk mendapatkan rangking di Google, pasti kamu harus mengupdate semua fitur Google ke versus yang terbaru sejauh waktu. Untuk kamu yang bergulat di dunia SEO tentu memerhatikan jika Google terus-terusan mengganti feature-fiturnya. Oleh karena itu, kamu harus pelajari bagaimana sejumlah fitur itu bekerja, hingga kamu tidak kehilangan rangking. Saat lagi kamu pelajari sejumlah fitur baru punya Google, tidak boleh lupakan pesaing ya, DomaiNesians. Kamu tetap harus memantau pesaing. Hasil penelusuran yang diperlihatkan oleh Google sekarang ini lebih dari sekadar link biasa. Snippet adalah hal pertama kali yang disaksikan mayoritas orang saat cari frasa atau kata. Fitur ini jadi makin terkenal tiap tahun.

Untuk mendapatkan rangking di Google, pasti kamu harus mengupdate semua fitur Google ke versus yang terbaru sejauh waktu. Untuk kamu yang bergulat di dunia SEO tentu memerhatikan jika Google terus-terusan mengganti feature-fiturnya. Oleh karena itu, kamu harus pelajari bagaimana sejumlah fitur itu bekerja, hingga kamu tidak kehilangan rangking. Saat lagi kamu pelajari sejumlah fitur baru punya Google, tidak boleh lupakan pesaing ya, DomaiNesians. Kamu tetap harus memantau pesaing. Hasil penelusuran yang diperlihatkan oleh Google sekarang ini lebih dari sekadar link biasa. Snippet adalah hal pertama kali yang disaksikan mayoritas orang saat cari frasa atau kata. Fitur ini jadi makin terkenal tiap tahun.

TRENDING:  Inilah Daftar High Paying Keywords (HPK) Google Adsense CPC Besar 2021

Saat ini pertanyaannya adalah, kenapa Google Snippet dapat demikian terkenal? Satu diantaranya karena fitur itu memungkinkannya pemakai mendapatkan jawaban yang dicari dengan cara yang cepat, gampang dibaca, dan nyaman. Kamu pasti juga tahu, jika pemakai tak perlu mengeklik apa saja untuk mendapati apa yang dicari. Google Snippet bukan hanya mempermudah banyak orang. Kutipan yang diperlihatkan, memberikan kesempatan untuk pemasar menaklukkan kompetitor, tingkatkan alterasi, dan arahkan jalan raya ke website. Ini disokong oleh hasil riset yang sudah dilakukan oleh HubSpot, yang memperlihatkan jika konten yang diperlihatkan di Snippet mendapat CTR 2x lebih tinggi.

Apa Itu Google Snippet?

Sadar atau mungkin tidak, kamu tentu pernah menyaksikan fitur ini. Snippet adalah kutipan hasil dari penelusuran kamu di Google. Status yang ditempati oleh Snippet kerap kali disebutkan dengan status 0, karena Snippet adalah fitur yang paling membutuhkan banyak ruangan di halaman hasil penelusuran. Snippet umumnya ada pada bagian teratas halaman. Google akan memberinya hasil atau jawaban pertanyaan kamu dengan kutipan yang berisi info. Umumnya, Google akan tampilkan kutipan dari konten yang benar ada di rangking satu, tapi juga bisa tampilkan jawaban dari konten yang mempunyai rangking bawah. Snippet ini membuat pemakai cari jawaban lebih gampang dari mulanya, karena kamu tak perlu mengeklik apa saja untuk membaca infonya.

Menurut Ahrefs, 99% konten dengan fitur Google Snippet akan berada di rangking 10 paling atas penelusuran Google. Tetapi, Getstat menjelaskan jika 70% Snippet datang dari website yang sebetulnya tidak ada di status paling atas penelusuran Google. Maka bila kamu tidak mempunyai rangking yang tinggi, ini adalah berita baik. Kamu masih mempunyai peluang untuk mendapatkan rangking dengan fitur Google Snippet. Apa lagi bila website kau konsentrasi pada beberapa konten DIY, keuangan, atau kesehatan. Kamu tentu dapat mendapatkan rangking yang semakin tinggi dari konten industri lainnya. Ahrefs mendapati jika keinginan penelusuran dengan kalimat berikut mempunyai kesempatan lebih bagus untuk diperlihatkan dengan fitur Snippet. Kalimat yang diartikan adalah resep, terbaik, Vs. (versus), pengertian, dan membuat.

Pakai Google Untuk Mengungkap Peluang Snippet

Salah satunya cara terbaik adalah dengan menempatkan diri seperti audience atau pemakai Google. Kurang lebih pertanyaan apa yang diburu banyak orang? Kamu dapat berusaha untuk menyesuaikan diri sebagai pemasar yang baru mengenali marketing digital. Kamu bisa jadi kurang tahu mengenai istilah-istilah umum berkaitan marketing digital. Ada beberapa kata dan istilah yang berada di dunia marketing yang kemungkinan membingungkan. Untuk penelusuran yang berkaitan pengertian atau makna kata, Google Snippet akan datang berbentuk paragraf. Snippet bukan hanya ada berbentuk paragraf. Tetapi ada banyak hasil yang diperlihatkan berbentuk daftar (daftar) atau beberapa langkah (steps).

TRENDING:  Cara Menulis Artikel Agar Dapat Uang

Kamu bisa juga mendapatkan gagasan pada bagian “People also ask “.Sisi itu tampilkan pertanyaan yang berkaitan dengan penelusuran yang kamu kerjakan. Kamu bisa juga menyaksikan kutipan hasil untuk tiap kueri di “People also ask”, kamu perlu click pertanda panah ke bawah yang berada di samping kanan, dan kamu dapat membaca potongan dari hasil pertanyaan terkait. Ini adalah cara cepat untuk mengenali kompetitor dan gagasan konten pada sebuah cara sederhana.

Pakai Headers

Satu cara cepat dan simpel untuk memformat konten kamu untuk Google Snippet adalah dengan pastikan jika kamu membagikan konten kamu jadi beberapa bagian. Bila kamu membuat konten di Google Docs atau langsung di WordPress, coba pakai sisi “Paragraph Model “.Mengatur konten, daftar, atau paragraf kamu dengan memakai Header. Pakai H1, H2, H3, dan H4, dan pastikanlah kamu atur subheading berdasar ukuran. Misalkan untuk sub judul sesudah judul khusus, kamu dapat memakai H2 atau H3. Bila konten yang bakal kamu bagi adalah cara lakukan suatu hal, kamu dapat menambah “Cara 1”, “Cara 2” untuk tiap Heading, karena itu Google akan meletakkannya sesuai posisi. Jadi yakinkan untuk memformat artikel kamu dalam posisi yang betul , hingga konten kamu punyai kesempatan untuk diperlihatkan oleh Google.

Tambahkan Sisi “How-To” di Website

Fitur Google Snippet adalah fitur yang memberinya kesempatan besar untuk menarik jalan raya ke website dan mendapatkan lead baru. Oleh karenanya, bukan gagasan yang jelek untuk membuat desain ulangi dengan cara yang memungkinkannya untuk memaksimalkan beberapa konten yang berisi mengenai cara lakukan suatu hal, atau beberapa langkah lakukan sesuatu. Sisi khusus “How-To” di website diutamakan untuk jawab pertanyaan atau pecahkan persoalan yang umumnya terjadi. Alternatif lain bila kamu tidak mau membuat halaman “How-To” adalah dengan membuat tempat QnA. tempat ini dapat meliputi beragam jenis jawaban atas pertanyaan umum mengenai produk, service atau industri yang kamu tekuni.

Tambahkan Gambar dan Video Dengan Kualitas Tinggi

Beberapa orang lebih sukai belajar secara visual. Itu penyebabnya video dan foto dapat menolong kamu mendapatkan fitur Snippet pada hasil penelusuran Google. Dari konten “How-To” tadi telah disebut, kamu perlu menambah gambar setiap beberapa langkahnya. Dan janganlah lupa mengenai video juga. Video mempunyai tingkat keterkaitan (engagement) yang paling besar. Sekitar 65% orang melihat minimal tiga perempat video dan 59% professional yakin jika orang lebih condong melihat video bila video itu dikombinasi dengan teks. Untuk kamu yang menghasilkan video, janganlah lupa untuk membikin transkripnya. Google akan mengenal text dan bisa jadi video kamu diputuskan untuk diperlihatkan dengan fitur Google Snippet. Yakinkan video kamu mempunyai kualitas yang tinggi.

About Pasha Yogi Pranata

Bermimpilah Setinggi Mukin Karna DI Dunia Nyata Itu Tidak Seindah Mimpi Mu.

Check Also

sewa mobil semarang

Rental Mobil Semarang Harga Termurah

Altha Rent adalah perusahaan jasa sewa mobil Semarang. Kehadiran dari Altha Rent ini diharap bisa …